Sunday, June 26, 2016

APAKAH KANKER ITU ?


     Kanker  bukan  kelainatunggal,  tetapi  merupakan suatu istilah untuk menggambarkan bentuk yang lebih ganas dari neoplasia, yaitu suatu proses penyakit yang memiliki karakterisasi  proliferasi  (pembelahan)  yang tak terkontrol yang menyebabkan terbentuknya suatu massa atau tumor. Suatu neoplasia akan berubah menjadi kanker apabila bersifat maligna/ganas, artinya pertumbuhannya tidak lagi terkendali dan tumor tumbuh langsung di jaringan didekatnya (invasi), menyebar (metasatase) ke tempat yang lebih jauh, atau keduanya. (tumor yang tidak bermetastase tidak dapat disebut kanker, tetapi disebut tumor jinak) (Nussbaum, McInnes, Willard, 2001).

Neoplasia  sendiri  adalah  akumulasi  abnormal dari  sel-sel  yang  terjadi  karena  ketidakseimbangan antara pembelahan sel dan atrisi sel. Sel-sel membelah pada saat mitosis dan atrisi merupakan kematian sel yang terprogram melalui proses normal yang disebut apoptosis. (Nussbaum, McInnes, Willard, 2001)

Kanker berkembang apabila gen-gen pada sel normal mengalami mutasi. Mutasi pada DNA dapat terjadi karena berbagai sebab. Diperkirakan sebanyak
80% penyebab kanker adalah faktor lingkungan, terutama paparan bahan kimiawi tertentu pada tempatkerja, polusi lingkungan, merokok kretek, konsumsi alkohol berlebihan, infeksi virus atau bakteri, radiasi matahari dan radiasi ion, serta diet. (Hunt, III,   Jay D.Dr.)

Terdapa tiga   jeni kanker      yaitu   :   (1). Sarcoma,  dimana  tumor  berasal dari  jaringan mesenkim, seperti tulang, otot atau jaringan ikat; (2). Carcinoma, yangberasal dari jaringan epithel, seperti sel-sel yang melapisi  bagian dalam usus, atau bronchidan  (3).  Keganasan  pada  limfoid  (kelenjar  getah bening)   da hematopoieticseperti   leukemia   danlimfoma  yang  menyebar  melalui     sumsum  tulang, sistem limfatik dan pembuluh darah tepi.(Nussbaum, McInnes, Willard, 2001)

Manusia memiliki sekitar 25.000 gen pada tiap- tiap selnya, tetapi pada umumnya mutasi pada satu gen tidak akan berkembang menjadi kanker, kecuali apabila mutasi terjadi pada gen-gen tertentu yang dapat menimbulkan  kanker.  Gen-gen  tersebut dikelompokkan menjadi tiga (3) kelompok, yaitu : (Hunt, IIIJay D.Dr.)


1.     Onkogen


Onkogen adalah bentuk mutan dari proto- onkogen (disebut juga gen-gen untuk pertumbuhan/growth promoting genes). Pada umumnya proto-onkogen mengkode protein seluler yang merespon sinyal dari sel-sel lain dan membawanya ke inti  sel,  untuk  menstimulasi  pertumbuhan.  Dengan kata lain proto-onkogen berfungsi dalam pertumbuhan dan pembelahan sel-sel normal. (Hunt, III, Jay D.Dr.)
Apabila proto-onkogen mengalami mutasi menjadi onkogen (berasal dari bahasa Yunani “Oncosyang berarti tumor) yang bersifat karsinogen, akibatnya sel-sel mengalamimultiplikasi  (penggandaan)  secaraberlebihan, karena gen-gen mutan ini tidak bereaksi terhadap sinyal pengatur pada sel ( cellular regulatory signals). (Rediscovering Biology)

Onkogen bersifat dominan, sehingga sel maligna terdiri dari satu gen normal (proto-onkogen) dan satu gen mutan (onkogen). (Rediscovering Biology)

Perubahan     sinya pada se proto-onkogen yang mengalami mutasi ini meliputi : produksi faktorpertumbuhan  (growth  factor)  secara  berlebihan; makin banyak   sel-seyangmenerima   sinya replikas ; dan/atau pertumbuhan sel yang tak terkendali oleh karenameningkatnya faktor-faktor transkripsi. (Rediscovering Biology)Aktivasi suatu protoonkogen sehingga mengeskpresikan potensi onkogen dapa melalui beberapa   cara :mutas titik   (poin mutation ;penyusunan ulang kromosom (chromosome rearrangement);  penggandaan  kopi  proto-onkogen  normal  dalam suatu sel       (gene amplification) ;infeksi virus yang mengakibatkan proto-onkogen dikendalikan oleh promotor yang lebihaktif. (Rediscovering Biology)


2. Gen-gen      supresor      tumor      (Tumor Suppressor Genes)
gen supresor tumor akan berfungsi pada semua bagiansel : membran, sitoplasma, dan inti sel. (Haber, D. A. M.D., PH.D)Gen-gen supresor tumor cenderung bersifat resesif,dimana kedua alel normal harus bermutasi sebelum pertumbuhan ke arahkanker dimulai. Suatu neoplasia merupakan akibat dari hilangnya fungsi gen.Inaktifasi atau hilangnya gen supresor tumor   dapat dijumpai di seluruh sel-sel tubuh termasuk padasel-sel germinal atau mungkin hanya diketemukan pada sekelompok sel-sesomatik saja. (Cancer Genetics.htm)


Gen supresor tumor yang pertama kali diidentifikasi adalah gen RB1, dimana gen initerlibat pada tumor mata pada anak-anak, retinoblastoma. (Haber, D. A. M.D., PH.D ).Hampir 30 gen-gen supresor tumor telah diidentifikasi, termasuk didalamnya BRCA1,BRCA2, dan p53. Tetapi ternyata hampir 50% dari seluruh kanker terjadi karenatidak adanya gen p53 atau terdapat kerusakan pada gen p53.(PLWC p53 adalahsuatu faktor transkripsi yang menyebabkan sel ber-apoptosis dan memiliki peranpenting dalam menjaga integritas genom sehingga sebutan populernya adalah“penjaga genom”.  Secara normal, p53 berekspresi dalam kadar rendah padasemua sel.   Radiasi ion dapat mengganggu kestabilan dan aktivasi protein p53. (Haber, D. A.M.D., PH.D )
Perbedaan  antara  onkogen  dan  gen-gen supresor  tumor  adalah  :  onkogen  dihasilkan  dari aktivasi (turning on) proto-onkogen, tetapi gen-gen supresor  tumor  akan  menyebabkan  kanker  apabila gen-gen tersebut mengalami inaktifasi (turned off). Perbedaan  penting  lainnyadalah  onkogen berkembang dari proto-onkogen yang mengalami mutasi selama kehidupan seseorang (“acquired mutation”), sedang abnormalitas pada gen supresor tumor mungkin karena mewarisi atau didapat. (American Cancer Society )



0 komentar:

Post a Comment